Skip to main content

Random Paragraphs #2

Somewhere in 2024, i had the chance to get to know someone. I mesmerized. I fell for him.

Made a promise to him that i will never leave him. Little that i know, dia orang yang heartless.

Entah berapa kali sakit hati dan kecewa, namun gue masih ada di tahap menerima dan mengerti sampai pada hari kemarin saat menulis ini.

Gue rasa mencintai orang bisa dalam bentuk mendoakannya dari jarak jauh dan support dia dari belakang layar tanpa dia perlu tahu.

Ikhlas tertinggi adalah ketika gue memutuskan berhenti komunikasi walau rasanya masih ingin cerita apapun random things sama orangnya.

Tapi ketika gue tahu dia tidak peduli dengan pendapat aku dan perasaan aku, disitu aku merasa cukup. Disini lah titiknya.

Malam itu gue masih ingin reply chat, gue udah ngetik. Namun pada akhirnya gue berhenti. Gue hapus dan gue inget gue cuma berbisik "sudah sampai disini saja. disini titiknya. sudah cukup." 

Titik. Gue pilih rasa sayang gue sama diri gue sendiri kali ini :) 

Comments

Popular posts from this blog

Random Paragraphs #5

aku mengenangmu setiap hari hari-hari ku berputar dengan harapan matahariku bersinar sambil membisikkan kenangan apa jadinya jika dalam setiap detik, aku merindu suaramu aku rindu menggenggam tanganmu aku mencintaimu lebih dari kata itu sendiri aku merindukanmu lebih dari pantai merindukan lautan aku tidak pernah menemukan kata untuk melukiskan rasa ini kepadamu "setelah kamu, semuanya autopilot ." pikirku hatiku sudah habis untuk mencintaimu ibarat bunga abadi yang kurawat baik di dalam hatiku setelah kamu, semuanya tidak ada lagi ... png

Once upon a dream ...

Pergi dari zona nyaman, mulai lagi dari 0 Setelah 14 tahun, aku tau dia adalah safe place aku.  Dia itu sabar. Dia pendengar yang baik. Dia sering ngasih insight buat aku. Dia adalah semangat aku untuk ngejar mimpi aku. Dia adalah cintanya aku. 14 tahun mencintai dia. Tidak pernah bisa berlabuh, namun cinta untuk dia tetap tumbuh. Walau terkadang komunikasinya rasanya jauuh sekali, aku tau di ujung teleponku dia ada. Dia ada menunggu aku menyapa. Terkadang karena kesibukannya, dia ga reply. Tapi aku tau dia ada dan aku bisa reach out dia. Sampai tanggal 10 Februari 2026. Dia blokir nomor hpku. Aku baru saja tau kalau WhatsAppku hanya centang  1 di hari ini. Seketika duniaku runtuh. Aku tau aku ada kesalahan yang mungkin menyebabkan hal ini perlu dia lakukan. Semarah-marahnya dia, ga pernah dia blokir nomor aku. Lalu di pikiranku hanya "aku harus gimana? kalo bukan dia, siapa? berkurang lagi dong orang yang bisa aku percaya tentang semuanya." Setengah umurku sudah kupakai untu...

Random Paragraphs #4

Tak apa dingin asal bukan hati kita Tak apa basah asal bukan mata kita Biarpun harus beku dihembus angin;  denganmu aku tetap ingin Biarpun kepak begitu erat; harap ini tetap kudekap erat Hujan saja yang reda; rindu ini jangan Musim saja yang pergi; kamu ga boleh ikut-ikutan png