Somewhere in 2024, i had the chance to get to know someone. I mesmerized. I fell for him.
Made a promise to him that i will never leave him. Little that i know, dia orang yang heartless.
Entah berapa kali sakit hati dan kecewa, namun gue masih ada di tahap menerima dan mengerti sampai pada hari kemarin saat menulis ini.
Gue rasa mencintai orang bisa dalam bentuk mendoakannya dari jarak jauh dan support dia dari belakang layar tanpa dia perlu tahu.
Ikhlas tertinggi adalah ketika gue memutuskan berhenti komunikasi walau rasanya masih ingin cerita apapun random things sama orangnya.
Tapi ketika gue tahu dia tidak peduli dengan pendapat aku dan perasaan aku, disitu aku merasa cukup. Disini lah titiknya.
Malam itu gue masih ingin reply chat, gue udah ngetik. Namun pada akhirnya gue berhenti. Gue hapus dan gue inget gue cuma berbisik "sudah sampai disini saja. disini titiknya. sudah cukup."
Titik. Gue pilih rasa sayang gue sama diri gue sendiri kali ini :)
Comments
Post a Comment